Postingan

Menampilkan postingan dengan label berbisnis dengan tuhan

tak sekedar pekik salam merdeka

tak sekedar pekik salam merdeka yang terdengar, dalam setiap perayaan HUT RI kita tercinta ini sudah lazimnya kita rayakan dengan berbagai aktifitas, renungan suci, napak tilas, upacara bendera dan kemeriahan pesta / perlombaan di kampung-kampung, pekik salam merdeka akan membahana di setiap penjuru tempat di negeri tercinta ini. tapi tak sekedar pekik salam merdeka dalam menyambut kemerdekaan RI masih banyak sekali pr di depan mata, baik sebaik bangsa maupun sebagai pribadi , rakyat di bumi tercinta, dalam memperingati sebuah momen pastilah banyak yang kita kerjakan minimal , mengingat, mensyukuri, memberikan inspirasi, untuk menatap masa depan, karena pada hakikatnya kemerdekaan itu belum penuh kita dapatkan, 68 tahun yang lalu kita telah merdeka dari penjajahan secara fisik tetapi secara fikir, rasa keadilan , kemiskinan, kita belumlah terbebas. betul...., kesempatan menjadi pejuang itu masihlah ada, menjadi pejuang yang mengisi kemerdekaan fisik menjadi kemerdekaan yang sejati, ...

demi waktu

demi waktu , adalah salah satu judul lagu yang di nyanyikan group ungu, sebetulnya diluar dari tema lagu itu, kata " demi waktu "/ demi masa adalah gambaran batasan gerak langkah kita, sampai ajal menjemput itu bukti bahwa kita dibatasi oleh waktu. dalam dunia bisnis ada istilah penyusutan  dari aset yang kita miliki, karena faktor manfaat / penggunaan termasuk bisnis dari rumah tentu juga harus mengenal batasan waktu, baik waktu bekerja maupun nilai aset bahkan profit yang ingin di raih, mari kita berhitung, bila anda mendapat order yg nilainya puluhan juta dengan keuntungan 10 juta yang akan cair dalam 10 bulan dibandingkan dengan transaksinya hanya di bawah 10 juta perbulan dan profit mungkin hanya 2 juta perbulan tapi kita terima dalam hitungan satu bulan, kalau saya pribadi akan utamakan yang perbulan dan kalau bisa juga dapat yg 10 bulan itu, disini kita bicara hubungannya antar nilai keuntungan dan nilai manfaat. kita dapat bayangkan, dengan mengandalkan pendapatan y...

mata tuhan

kalau saat ini masih ada yang meragukan keberadaan Allah adalah suatu kebodohan, bisa kita ambil contoh satu saja sifat Allah, yaitu Maha Melihat, saat ini kemajuan teknologi sudah dapat memberikan gambaran kecil tentang sifat Allah (sebagai Maha melihat / Bashor), memang jangan dibayangkan Allah memiliki 2 mata seperti kita, tetapi fenomena penggunaan kamera (cctv, hp kamera, kamera digital) merekam kejadian beberapa kasus diantaranya kasus pembataian mesuji, kerusuhan di bima, penganiayaan polisi pada pengendara motor di malam tahun baru di sulawesi, kecelakaan maut di monas atau kasus pencurian dan perampokan yang terekam di cttv adalah gambaran saja bahwa kita yang manusia saja dapat melihat kejadian di tempat lain yang kadang hanya dengan selisih waktu sekian detik, apalagi Allah, di satu sisi membuat kita harus lebih berhati-hati bertindak karena bisa jadi tindakan kita akan terekam oleh kamera dan diminta penjelasan/tanggung jawabnya, apalagi Allah dengan segala kekuasaanNya. k...

roti dan emas

Suatu ketika Nabi Isa As melakukan perjalanan dengan di temani oleh seorang Yahudi,dengan membawa bekal 3 kerat roti yang satu dipegang beliau dan yang 2 dibawa oleh temannya tsb.Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh mereka beristirahat disuatu tempat,nabi Isa berkata ‘baiklah,kita sudah lelah,mari kita beristirahat disini,mana roti yang kau bawa mari kita makan..!!’. Sebelum memakan roti Nabi Isa As bergegas sholat terlebih dahulu. Dalam hati si yahudi berkata ‘enak saja,roti yang ku bawa ingin dimakan padahal dia membawa juga satu roti,ah..sebaiknya aku makan dulu roti yg satu ini’. ia pun menjauh dari Nabi Isa yang sedang sholat dan memakan roti yang satu. Selesai sholat Nabi Isa As menanyakan roti kepada si yahudi untuk dimakan bersama-sama namun si yahudi berdalih bahwa ia hanya membawa satu roti,Nabi Isa As berujar ‘Baiklah kalau begitu’. Setelah makan merekapun melanjutkan perjalanan,diperjalan mereka bertemu orang buta dan Nabi Isa As pun mengo...

berbisnis dengan tuhan

Berbisnis butuh keyakinan yang dimaksud disini adalah dalam berbisnis cara pandang kita tdk jauh berbeda dengan memandang mahluk hidup yang lain, yaitu semua yang bernyawa akan mati. Tiada yang abadi dalam dunia ini, berbeda sekali dengan philosofi akuntansi yang memandang sebuah perusahaan/usaha diasumsikan “berumur panjang/abadi” Dengan cara pandang “tiada yang abadi” maka kita mempersiapkan bisnis kita dengan baik, salah satunya dengan menerapkan system dua pilar usaha atau bahasa ekonominya diversifikasi usaha/pengembangan jenis usaha, dengan ini diharapkan setiap usaha/investasi akan memberikan hasil, minimal salah satunya tetap berjalan walau yang lainnya sedang sepi transaksi Dalam urusan keyakinan pada tuhan sangat diharamkan untuk mendua tapi dalam praktek bisnis ini dihalalkan, contoh sahabat nabi ada yang pandai berdagang, maka ia akan berbelanja tidak hanya satu jenis produk tapi beberapa produk, dengan harapan memenuhi kebutuhan pasar dan juga sebagai pengembangan ...